Dear Prudence,
Lama aku coba tuk tidak ungkapkan lagi isi hatiku, tetapi hari ini, aku sudah tidak dapat lagi bertahan untuk ungkapkan semua perasaanku.
Dear Prudence,
Aku benar-benar tidak bisa percaya terhadap apa yang dia lakukan. Aku benar-benar tidak bisa percaya setega itukah dia, sebenci itukah dia, begitu percayanyakah dia dengan semua ucapan orang? Aku benar-benar tidak percaya dan tidak mengerti apa sebenarnya yang menjadi landasan pemikirannya untuk berbuat seperti itu?
Dear Prudence,
Tidakkah dia sadar bahwa apa yang dia lakukan akan memberikan dampak yang sangat besar, bukan saja kepada diriku, tetapi juga kepada orang lain yang sama sekali tidak bersalah? Bukankan aku sudah mengatakan dan memohon dengan jujur "Demi Allah, untuk kebaikan orang yang akan menerima dampak tersebut" bukan untuk kebaikanku. Tidakkah dia memahami bahwa apa yang dia lakukan akan sangat berdampak negatif pada kehidupan orang-orang disekitarku dalam jangka waktu yang sangat lama?
Ya Allah, demikian kayakah dia sehingga boleh rendahkan hamba?
Ya Allah, demikian sombongkah dia sehingga boleh berlaku pongah pada hamba?
Ya Allah, demikian benarkah dia sehingga boleh tuduhkan sesuka hatinya?